Animonster news - Bunga raksasa langka mekar di Tokyo
Bunga raksasa langka mekar di Tokyo
Monday, 26 July 2010
 
Berbagai media di Jepang telah tertarik beberapa hari terakhir ini akan bunga langka terbesar di dunia yang mekar setelah hampir 20 tahun dan telah menarik ribuan pengunjung ke sebuah taman botani di Tokyo.
 
 
Di Koishikawa Botanical Gardens, yang dikelola oleh University of Tokyo, bunga titan arum tersebut mekar untuk pertama kalinya pada tahun 1991. Tanaman yang berbunga baru-baru ini tumbuh dari biji yang diberikan oleh peneliti Amerika pada tahun 1993.
 
 
Pada sore hari tanggal 22 Juli daun disekitar batang setinggi 1,5 meter mulai terbuka. Tanaman tersebut mencapai "mekar penuh" sekitar jam 7 malam di hari yang sama, dengan diameter sekitar 80 cm.
 
 
Ciri khas dari titan arum adalah aromanya yang kuat yang mengingatkan kita pada daging busuk, tanaman itu mengeluarkannya untuk menarik serangga untuk penyerbukan.
 
Seperti yang dikutip megindo.net dari www.japanprobe.com & www.bbc.co.uk, Amorphophallus titanum adalah bunga asli dari pulau Sumatra, Indonesia. [Asun/Megindo.net]
Comment
annisa :

"Ko sama kaya yg ada di indonesia ya???
Wah ada yg nyuri bibitnya tuh..."

Zenman :

"keren abis ni bunga :D"

aaa :

"wah ini rafflesia arnoldi kan? curang~! (kok curang ya?)
sama banget, busuk2nya sama, bentuk2nya juga. ckck kenapa bisa?
keren sih, sama sama busuk kaya rafflesia arnoldi hihi"

aaa :

"wah ini rafflesia arnoldi kan? curang~! (kok curang ya?)
sama banget, busuk2nya sama, bentuk2nya juga. ckck kenapa bisa?
keren sih, sama sama busuk kaya rafflesia arnoldi hihi"

kueh :

"euluh euluh nepi ka kembang ge si jepang mah ngaku2 milik manehna..... Gelo sia!"

Name
Email
Comment

    Security Code
    Click the image to change Security Code


Related News
GameStation news
Cinemags news
Thursday, 09 February 2012
Wednesday, 08 February 2012
Wednesday, 08 February 2012
Kiddo news
Wednesday, 08 February 2012
Wednesday, 25 January 2012
Tuesday, 24 January 2012
Gadget news
Animonster news
Macworld news
Tuesday, 27 December 2011
Tuesday, 27 December 2011